“Ngopi Joss”, menata revolusi ala Komunitas SLiMS

Suatu waktu, pernah ada seorang teman bertanya, “Wah, nek nge-SLiMS meski jam 12 malam tetap jalan ya Pur?”. Saya jawab saja “iya, memang biasanya seperti itu, malam-malam di Kopi Joss selatan Tugu Jogja”. Mau? teeeet tooot…..
Hal tersebut di atas, akhirnya terjadi lagi pada tanggal 17 Maret 2012. Saat itu, kebetulan sekali pak Hendro Wicaksono
dan Pak Arie Nugraha berada di Jogja. Akhirnya mereka berdua bersama pak Eddy Subratha dan saya (Purwoko) meluncur dari kawasan Club House UIN Sunan Kalijaga ke area Kopi Joss sekitar jam 8 malam. Ternyata di area Kopi Joss-nya pak Man sudah menunggu rekan-rekan dari komunitas SLiMS Jogja, ada Heri Abi, Muhtarom, Tarto, Aziz. Kemudian setelah kami datang, datang pula mas Budhi Santoso, Maryanto, Hadi Pranoto, Fiqru Mafar, Subhan Haris+Istri. Tidak disangka pula, hadir seorang pegiat SliMS yang berasal dari Ambon, namanya Haris. Beliau ini sedang membangun katalog induk beberapa perpustakaan di Ambon dengan domain http://ambonlib.net. Belakangan diketahui, bahwa selain katalog AmbonLib.Net, mas Haris juga membangun sistem pencarian terpadu ke semua SLiMS yang online di internet. Aplikasi pencarian terpadu tersebut ada di url http://search.ambonlib.net.
Sebelum ngobrol mengenai SliMS dan segala sesuatunya, ada acara perkenalan singkat yang saya lakukan terutama untuk pak Haris dari Ambon. Selanjutnya ngobrol kesana-kemari dibarengi dengan menikmati sajian Kopi Joss serta “ubo rampe” ala angkringan Jogja. Terdapat sego kucing, tempe goreng, sate kerang, sate ayam, lumpia, telo goreng, apem, kopi susu, kopi jahe dan semacamnya. Sebagian besar awak komunitas yang datang memesan Kopi Joss sebagai sajian minumnyaa. Dinginnya malam, dibalut dengan suasana khas Jogja menambah semarak acara ngobrol bareng ini, apalagi dengan diselingi para pengamen yang silih berganti.
Pada acara ini, pak Hendro sempat memberitahukan tentang acara SDD/Senayan Developers Day yang akan dilaksanakan pada
liburan panjang akhir bulan Maret 2012. Selain itu juga diumumkan beberapa projek “revolusioner” SLiMS dan beberapa aplikasi yang terkait. Sssssst, informasi apa saja aplikasi tersebut masih dirahasiakan di blog ini yak..
Emmm, oke dah saya kasih satu bocoran. KopiJoss76, merupakan sebuah paket aplikasi yang akan muncul dalam kaitannya dengan projek SLiMS. KopiJoss76, 76=TG=Tugu, jadi KopiJoss76=Kopi Joss di Tugu Jogja. Aplikasi ini adalah paketan yang berisi UCS SliMS, SliMS itu sendiri, Drupal yang didalamnya terdapat plugin SLiMS. Dengan KopiJoss76 diharapkan perpustakaan yang ingin membangun, atau belajar membuat website yang terintegrasi dengan SliMS dapat terfasilitasi.
Aplikasi lain? ditunggu launchingnya yak..
Ngobrol juga menyentuh hal-hal terkait teknis SLiMS. Beberapa usulan muncul, mulai dari katalog buku, membuat item otomatis (berdasar jumlah), barcode generator, penyempurnaan ucs, desain template, perbaikan bug, penambahan alamat pada lokasi koleksi di ucs, delete image cover, dan lain sebagainya. Ngobrol juga merambah pada etika Opensource. Pak Arie dan Hendro menekankan kembali tentang taat asas pada GPL v.3, khususnya terkait penggunaan SLiMS.
Mas Haris dari Ambon, juga sempat bercerita dan menunjukkan AmbonLib.Net yang sedang dia bangun. Menurutnya, di Ambon sudah ada beberapa perpustakaan yang mulai menggunakan SLiMS, rencananya beliau akan menyatukannya di AmbonLib.Net.
Berbagai pengalaman yang menyenangkan dan kadang membuat gelak tawa muncul dari masing-masing pribadi pegiat SliMS. Ada yang mengaku install slims seharian di bayar 200.000, ada yang di ajak makan sate sebagai tanda terimakasih dan pengalaman menarik lainnya.
Sebagai sebuah tiluna Manajemen Perpustakaan, SLiMS dibangun dengan mengedepankan komunitas sebagai basis pengembangan. Atas dasar hal tersebut, beberapa jargon SliMS kemudian muncul.
SLiMS, Librarian Social Network
SLiMS, tiluna ramah lingkungan
SLiMs, library system for library freedom
Adalah sesuatu yang di luar dugaan, SLiMS dapat menjadi perekat komunitas yang lahir di beberapa daerah. Sebagaimana di Jogja, komunitas SLiMS bangun dengan semangat berbagi dengan tidak didasari oleh kepentingan sesaat. Komunitas SLiMS berusaha bangkit dengan semangat mandiri secara bersama-sama.


Pukul 22:30, para pegiat Slims mulai meninggalkan area KopiJoss. Sebelum bubar, disempatkan foto bersama.
Foto: Budhi Santoso
Teks dan Video: Purwoko
Sebagai kelanjutan dari Seminar minggu sebelumnya, panitia dari KSL UIN Sukijo menyelenggarakan sinau bareng Linux dan SliMS. Kegiatan ini kembali didampingi oleh tim KSL dan Komunitas SLiMS Jogja. Peserta yang datang pada acara ini sangat bervariasi; mulai dari mahasiswa, pustakawan serta umum. Bahkan tampak mahasiswa Ilmu Perpustakaan UNDIP, UNS dan juga UIN SUKA. Tampak pula pegiat SLiMS dari Jepara (Hartoyo) dan para pustakawan sekolah di Jogja yang tertarik dengan SLiMS.
oleh KSL UIN Sukijo dengan materi instalasi Linux Ubuntu 10.04 (Lucyd Linx) dengan menggunakan Wubi. Ubuntu dipilih karena mudah digunakan dan merupakan distro paling banyak digunakan pegiat Linux. Pada sesi ini, KSL juga menyediakan repo lokal yang dipakai oleh peserta sebagai sarana repo untuk update paket dan install paket. Pada sesi install paket, peserta diberi penjelasan sekaligus praktek bersama instalasi apache,
mysql, php dan phpmyadmin pada linux. Tidak hanya peserta yang menjadi audiens sesi ini, beberapa pegiat SLiMS Jogja juga ikut nimbrung. Hal ini disebabkan oleh keinginan mereka untuk ikut juga belajar Linux secara mendalam. Salah satu pegiat SliMS jogja bahkan mengakui bahwa ada beberapa hal terkait Linux yang baru diketahui setelah ikut acara ini.
dapat membuat peserta memahami apa itu Linux dan bagaimana instalasi SLiMS di Linux. Misalnya masalah hak akses file dan folder serta hak kepemilikan file dan folder. Peserta dikenalkan dengan perintah konsole CHOWN, CHMOD, LS dan lain sebagainya. Pengenalan ini sebelumnya juga dibahas pada sesi Linux secara lebih jauh.
Alhamdulillah, sesi instalasi SLiMS di Linux selesai dan semua peserta yang membawa laptop yang sebelumnya diinstall Linux berhasil diinstall SLiMS. Pada bagian lain, belajar bersama SLiMS pada windows juga berjalan lancar.
















Total peserta pelatihan ini seitar 55-an orang. Berasal dari Jawa timur, sulawesi, jawa tengah, Jogjakarta, Jawa Barat dan Jakarta. Pak Ardi, S.Sos, merupakan peserta terjauh yang berasal dari makasar.
, atas usul dari peserta, workshop dibagi menjadi dua karena peserta workshop ini ada yang masih pemula serta ada yang sudah mahir.
Dalam workshop ini, kepada peserta dibagikan modul, blocknote, pena, stiker SLiMS, gantungan kunci SLiMS serta CD Master. CD Master terdiri dari master psenayan, senayan3-stable14, matoa, xampp, notepad++, openoffice, flashplayer for windows, firefox, contoh file image dan file lampiran, serta softfile manual SLiMS Seulanga.
Dalam acara ini hadir kurang lebih 30-an peserta, baik pustakawan maupun mahasiswa jurusan perpustakaan.
terimakasih atas saran dari Bapak Sofyan Riyanto. Purwoko juga menyampaikan bahwa teknologi hanya salah satu bagian saja dari perpustakaan. Jangan sampai dalam belajar SLiMS, melupakan aspek lain dari perpustakaan. Teori-teori dalam ilmu perpustakaan dan informasi teta harus diikuti.
Pada belajar bersama ini, didemokan bagaimana memigrasikan database ISIS ke SLiMS. Kemudian acara dipandu oleh Budhi Santoso serta Tarto. Beruntung pada kesempatan ini, rekan dari media (Harian Jogja) berkenan meliput acara.